Sayangi jantung anda

BAHAYA PENYAKIT KANKER


Definisi Kanker


Kanker atau puru ayal atau malignant adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel yang melebihi batas normal), menyerang jaringan biologis di dekatnya, dan bermigrasi ke jaringan tubuh lainnya melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik. Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia.


Klasifikasi Kanker


Pada umumnya, kanker dirujuk berdasarkan jenis organ atau sel tempat terjadinya. Sebagai contoh, kanker yang bermula pada usus besar dirujuk sebagai kanker usus besar, sedangkan kanker yang terjadi pada sel basal dari kulit dirujuk sebagai karsinoma sel basal. Klasifikasi kanker kemudian dilakukan pada kategori yang lebih umum, misalnya:

  • arsinoma, merupakan kanker yang terjadi pada jaringan epitel, seperti kulit atau jaringan yang menyelubungi organ tubuh, misalnya organ pada sistem pencernaan atau kelenjar. Contoh meliputi kanker kulit, karsinoma serviks, karsinoma anal, kanker esofageal, karsinoma hepatoselular, kanker laringeal, hipernefroma, kanker lambung, kanker testiskular dan kanker tiroid.
  • Sarkoma, merupakan kanker yang terjadi pada tulang seperti osteosarkoma, tulang rawan seperti kondrosarkoma, jaringan otot seperti rabdomiosarcoma, jaringan adiposa, pembuluh darah dan jaringan penghantar atau pendukung lainnya.
  • Leukemia, merupakan kanker yang terjadi akibat tidak matangnya sel darah yang berkembang di dalam sumsum tulang dan memiliki kecenderungan untuk berakumulasi di dalam sirkulasi darah.[6]
  • Limfoma, merupakan kanker yang timbul dari nodus limfa dan jaringan dalam sistem kekebalan tubuhPenyebab Kanker
  • Kanker adalah kelas penyakit beragam yang sangat berbeda dalam hal penyebab dan biologisnya. Setiap organisme, bahkan tumbuhan, bisa terkena kanker. Hampir semua kanker yang dikenal muncul secara bertahap, saat kecacatan bertumpuk di dalam sel kanker dan sel anak-anaknya.


    Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan perubahan sel normal menjadi sel kanker adalah hiperplasia, displasia, dan neoplasia. Hiperplasia adalah keadaan saat sel normal dalam jaringan bertumbuh dalam jumlah yang berlebihan. Displasia merupakan kondisi ketika sel berkembang tidak normal dan pada umumnya terlihat adanya perubahan pada nukleusnya. Pada tahapan ini ukuran nukleus bervariasi, aktivitas mitosis meningkat, dan tidak ada ciri khas sitoplasma yang berhubungan dengan diferensiasi sel pada jaringan. Neoplasia merupakan kondisi sel pada jaringan yang sudah berproliferasi secara tidak normal dan memiliki sifat invasifSel orang yang terkena kanker memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan dengan sel-sel normal dalam tubuh orang yang tidak menderita kanker seperti :

    1. Sel Kanker tidak mengalami apoptosis atau program kematian sel. Apoptosis sangat berguna untuk tubuh kita karena untuk mengatur jumlah sel yang dibutuhkan dalam tubuh. Bila telah melewati masa hidupnya, sel-sel normal (nonkanker) akan mati dengan sendirinya tanpa ada efek peradangan (inflamasi). Sel kanker berbeda dengan karakteristik tersebut.

    2. Sel kanker tidak mengenal komunikasi ekstra seluler atau asosial. Komunikasi ekstra seluler diperlukan untuk menjalin koordinasi antar sel sehingga mereka dapat saling menunjang fungsi masing-masing. Dengan sifatnya yang asosial, sel kanker bertindak semaunya sendiri tanpa peduli apa yang dibutuhkan oleh lingkungannya.

    3. Sel kanker mampu menyerang jaringan lain (invasif), merusak jaringan tersebut dan tumbuh subur di atas jaringan lain.

    4. Untuk mencukupi kebutuhan pangan dirinya sendiri, sel kanker mampu membentuk pembuluh darah baru (neoangiogenesis) meski itu tentunya dapat mengganggu kestabilan jaringan tempat ia tumbuh.

    5. Sel kanker memiliki kemampuan dalam memperbanyak dirinya sendiri (proliferasi) meski seharusnya ia sudah tak dibutuhkan dan jumlahnya sudah melebihi kebutuhan yang seharusnya.

    Pencegahan Kanker

    Pencegahan kanker didefinisikan sebagai usaha aktif untuk mengurangi risiko terjadinya kanker. Mayoritas dari kasus kanker dikarenakan faktor-faktor risiko lingkungan, dan banyak, tetapi tidak semuanya, faktor-faktor risiko lingkungan tersebut adalah pilihan gaya hidup yang dapat dikendalikan. Jadi, kanker dianggap sebagai penyakit yang dapat dicegah.


    Kanker dapat dikatakan sebagai penyakit gaya hidup karena dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat dan menjauhi faktor resiko terserang kanker. Beberapa cara pencegahan kanker seperti :

    • Memeriksa resiko karena keturunanSalah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai upaya mencegah kanker.

    • Menghindari makanan yang diasap dan dibakarPenyebab kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk mencegah kanker.

    • Menjauhi alkoholSejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk mencegah kanker, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

    • Menghindari makanan dengan zat pewarnaKandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Untuk mencegah kanker, sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

    • Menghindari rokokSeperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk mencegah kanker.

    • Menghindari makanan berlemakLemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk mencegah kanker, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

    • Makan makanan kaya seratBuah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk mencegah kanker.
    • Rutin olahragaBerolahraga merupakan cara yang baik untuk mencegah kanker. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu mencegah kanker.

    • Konsumsi vitamin A, C, dan EVitamin A, vitamin C, dan vitamin E memiliki kandungan antioksidan yang sangat berguna untuk mencegah kanker.

    • Perilaku seks sehatTidak berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks juga menjadi cara jitu mencegah kanker sebab timbulnya kanker juga dimungkinkan karena perilaku seksual yang tidak sehat.

    Akibat dari Kanker

    Tubuh manusia memiliki berbagao organ dengan fungsinya masing – masing yang bekerja secara simultan untuk mempertahankan fungsi hidup. Setiap hari organ tubuh kita terus mengalami pertumbuhan dan kematian sel. Kanker terjadi apabila terjadi ketidakseimbangan dalam hal pertumbuhan sel lebih besar dibanding kematian sel.


    Sel kanker tidak memiliki fungsi yang sama dengan sel organ asalnya. Misalkan sel kanker hati tidak berfungsi untuk membuang racun dari tubuh seperti sel hati itu sendiri. Sel kanker tumbuh tidak sesuai dengan struktur normal organ asalnya. Tiap organ memiliki struktur yang diciptakan sesuai dengan fungsinya dan pertumbuhan sel yang tidak sesuai dan tidak normal dalam bentuk ataupun jumlah akan merusak fungsi dari organ itu.


    Sel kanker yang tumbuh begitu cepat menekan dan mendesak sel orga yang normal, sehingga terjadi kerusakan secara lokal. Sel kanker yag menyebar melalui darah atau saluran limfe dan masuk ke organ lain akan merusak organ tersebut dengan cara yang sama saat sel kanker merusak organ asalnya.


    Pengobatan pada Kanker

    Sampai saat ini memang belum ada obat atau penyembuhan yang ditemukan untuk penyakit kanker. Namun salah satu pengobatan yang dilakukan adalah radioterapi atau terapi menggunakan radiasi dengan memanfaatkan sinar eneri intensif untuk membunuh sel kanker. Selain radioterapi ada juga seperti kemoterapi dengan tujuan sama yaitu menghancurkan sel kanker.


    Jenis pengobatan radioterapi sendiri ada 2 jenis yaitu:

    • Radioterapi eksternal. Radioterapi eksternal adalah tipe yang paling umum dari radioterapi. Sebuah mesin akan memancarkan radiasi, biasanya X-ray intensitas tinggi. Radiasi akan diarahkan pada bagian tubuh yang terkena kanker. Tiap sesi biasanya membutuhkan waktu sekitar 10-30 menit. Anda tidak akan merasa sakit atau kepanasan selama terapi.

    • Radioterapi internal. Ada dua cara radioterapi internal yang umumnya dilakukan, yaitu :
      1. Implan. Umumnya implan akan ditempatkan pada bagian tubuh yang terkena kanker atau di dekatnya. Ukuran dan bentuk implan sangat beragam dengan materi radioaktif yang berbeda-beda. Terutama digunakan untuk kanker pada rahim, rektum, serviks, prostat, mulut dan leher.

      2. Cairan. Dengan cara meminum cairan yang mengandung iodin radioaktif. Misalnya untuk pengobatan kanker tiroid. Kandungan iodin radioaktif akan diserap oleh aliran darah, kemudian diserap oleh sel-sel tiroid baik yang terkena kanker atau normal. Iodin kemudian akan terkumpul dan menghancurkan sel-sel pada tiroid.

    Peran Laminine pada panyakit kanker dan tumor

    Laminine memiliki 2 peran pada penyakit kanker dan tumor, pertama pada tahap prevention (pre) atau pencegahan dan yang kedua pada tahap perbaikan dan pengobatan (post)

    1. Tahap Pencegahan
      Laminine dapat merevitalisasi dan memperbaiki kerusakan sel yang terjadi pada tubuh. Selain itu Laminine juga dapat menekan pertumbuhan jumlah atau bentuk dari sel yang tidak normal, yang biasanya adalah penyebab awal terjadinya kanker. Disamping itu selain gaya hidup juga menentukan pertumbuhan kanker ini, Laminine bisa membantu memperbaiki pola hidup seperti memperbaiki kualitas tidur dan membantu meningkatkan stamina dalam beraktifitas.

    2. Tahap Pengobatan
      Pada tahap pengobatan Laminine berfungsi dalam membantu proses pengobatan pasien kanker. Dapat memperbaiki jaringan yang rusak pasca kemoterapi karena Laminine sendiri mengandung asam amino yaitu susunan partikel terkecil dari protein yang tentu sangat berperan untuk perbaikan jaringan. Lalu FGF juga akan mengaktifkan stemcell atau sel punca untung membentu meregenerasi jaringan – jaringan yang rusak akibat kanker itu sendiri dan efek kemoterapi/radioterapi. Selain itu juga dapat membantu dalam kondisi psikis pasien yang sedang sakit sehingga terbantu juga dalam hal istirahat atau tidur mereka, karena Laminine dapat membantu meningkatkan kadar hormon serotonin dan menurunkan kadar kortisol pasien.

    *Hasil yang didapat setiap orang berbeda – beda tergantung kondisi tubuh masing - masing


    Testimoni Kanker & Tumor

    Susetyowati – Pemulihan pasca kanker


    Pada Mei tahun 2008 saya merasakan nyeri di punggung, setelah saya melakukan pemeriksaan dan saya dideteksi kanker payudara. Pada bulan yang sama saya melakukan operasi pengangkatan kanker payudara, karena kankernya ganas dilakukan operasi radikal dari bawah ketiak sama tengah dada ±30cm dan sebulan kemudian melakukan kemotherapi sebanyak 6 kali/3minggu lalu setelah iyu penyinaran 30 kali. Setiap 3 bulan saya drop dan harus masuk rumah sakit rutin selama 4 tahun. Tahun 2012 saya diperkenalkan Laminine dan mulai rutin mengkonsumsi laminine dengan dosis 2x2 setelah 1 minggu rasa sakit yang ada di tubuh mulai hilang dan sembuh.


    Maria Michela – tumor di saluran pencernaan


    Pada Mei tahun 2013 saya di vonis dokter mengalami tumor di saluran pencernaan dan pada saat itu saya harus segera dioperasi. Lalu saya akhirnya dioperasi di RS Dharmais dengan hasil CA 125 yaitu penanda tumor saya 250 unit (satuan penanda tumor) yang seharusnya 35 unit. Lalu salah satu teman saya menyarankan untuk mengkonsumsi Laminine. Setelah saya mencoba konsumsi laminine dengan dosis yang rendah selama 6 bulan hasil yang ditunjukan sangat luar biasa dari 250 unit menjadi 48 unit.


    *Hasil yang didapat setiap orang berbeda – beda tergantung kondisi tubuh masing – masing.